TRENDING

Pemprov Kalteng Fasilitasi Pelajar Pelosok Lewat Try Out UTBK Tanpa Biaya”

2 menit membaca View : 19
Avatar photo
Admin Nadi Borneo Id
Pemprov Kalteng - 10 Apr 2026

NADIBORNEO.ID, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) melalui Dinas Pendidikan terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi putra-putri daerah. Menyadari tingginya biaya bimbingan belajar (bimbel) persiapan masuk perguruan tinggi, Pemprov Kalteng meluncurkan program Try Out UTBK Gratis yang dirancang khusus untuk menjangkau hingga ke wilayah pedalaman.

​Langkah strategis ini diambil sebagai solusi konkret bagi para siswa kelas XII yang ingin melanjutkan studi ke jenjang universitas namun terkendala biaya maupun akses geografis terhadap lembaga kursus komersial.

​Solusi Pendidikan Tanpa Sekat

​Program ini bukan sekadar simulasi ujian biasa. Pemprov Kalteng memposisikannya sebagai alternatif bimbel tanpa biaya yang berkualitas. Dengan adanya fasilitas ini, kesenjangan antara siswa di perkotaan dan di pelosok desa diharapkan dapat terkikis.

​”Kami ingin memastikan bahwa setiap anak di Kalimantan Tengah, tidak peduli seberapa jauh tempat tinggalnya, memiliki peluang yang sama untuk menembus perguruan tinggi negeri impian mereka,” ujar perwakilan Dinas Pendidikan Kalteng.

​Keunggulan Program Try Out

​Berikut adalah beberapa poin utama yang menjadi fokus dalam program ini:

  • ​Aksesibilitas Tinggi: Dirancang untuk dapat diakses oleh siswa di berbagai zona, termasuk sekolah-sekolah di wilayah terpencil.
  • ​Standar Nasional: Materi soal disesuaikan dengan standar terbaru Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) untuk memberikan pengalaman ujian yang riil.
  • ​Efisiensi Biaya: Seluruh rangkaian program ini diberikan secara cuma-cuma, sehingga meringankan beban ekonomi orang tua siswa.
  • ​Evaluasi Mandiri: Hasil dari simulasi ini memungkinkan siswa mengukur sejauh mana kesiapan mereka sebelum menghadapi ujian yang sesungguhnya.

​Investasi Masa Depan Daerah

​Gubernur Kalimantan Tengah melalui kebijakan ini berharap angka partisipasi pendidikan tinggi di Bumi Tambun Bungai terus meningkat. Dengan mempersiapkan siswa sejak dini melalui simulasi yang intensif, diharapkan lebih banyak talenta lokal yang mampu bersaing di kancah nasional.

​Program ini juga menjadi bukti hadirnya negara dalam memberikan jaminan pendidikan yang inklusif. Bagi para siswa, kini jalan menuju kampus impian tidak lagi terhalang oleh mahalnya biaya bimbel, melainkan terbuka lebar berkat dukungan penuh dari pemerintah daerah. (N1)

Bagikan Disalin

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pasang Iklan

banner 300250
CLOSE ADS